Blora, Jawa Tengah — Dinas Pendidikan Kabupaten Blora kembali menggelar ajang bergengsi tahunan bertajuk Festival Seni dan Olimpiade Olahraga Pelajar Tahun 2025, yang berlangsung meriah sejak Senin (23/6) hingga Kamis (26/6). Acara ini menjadi panggung ekspresi dan kompetisi sehat bagi pelajar SD dan SMP se-Blora, sekaligus wadah pembinaan karakter serta pengembangan potensi generasi muda di bidang seni dan olahraga.
Dengan mengusung tema “Bersatu dalam Seni, Sportif dalam Prestasi”, kegiatan ini digelar di beberapa lokasi, termasuk GOR Mustika Blora, Gedung Sasana Bakti, serta halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Blora.
Ajang Pemersatu dan Penyalur Bakat Pelajar
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Drs. H. Sugiyanto, M.Pd., dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa festival ini merupakan bagian dari program tahunan pemerintah daerah untuk menggali potensi non-akademik siswa serta memperkuat pendidikan karakter.
“Kita ingin menciptakan generasi Blora yang tak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki karakter kuat, sportivitas tinggi, dan apresiasi terhadap seni budaya,” tegas Sugiyanto.
Festival ini mencakup berbagai cabang lomba seni seperti tari tradisional, vokal solo, seni lukis, teater, pantomim, dan puisi. Sementara di cabang olahraga, siswa berkompetisi dalam cabang futsal, atletik, pencak silat, badminton, dan tenis meja.
Antusiasme Peserta Membludak
Tercatat lebih dari 1.200 pelajar dari 16 kecamatan ambil bagian dalam kompetisi tahun ini. Para peserta datang dengan semangat membara, didampingi guru pembimbing dan pendukung dari sekolah masing-masing.
Salah satu peserta, Risa Nur Aini, siswi SMPN 2 Cepu yang mengikuti lomba Tari Kreasi, mengungkapkan kebahagiaannya bisa tampil di tingkat kabupaten.
“Kami latihan selama dua minggu. Rasanya senang bisa tampil di depan banyak orang dan membawa nama sekolah. Semoga bisa menang dan lanjut ke tingkat provinsi,” ujarnya penuh harap.
Tak kalah semangat, Andra Bagus dari SDN Tunjungan 1 yang turun di cabang lari 100 meter mengatakan, “Saya suka olahraga. Bisa lari bareng teman-teman dan dapat medali, itu keren!”
Lihat Juga: Disdik Blora Gelar Festival Seni dan Olimpiade Olahraga Pelajar
Penilaian Profesional dan Berjenjang
Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, Disdik Blora menggandeng juri profesional dari kalangan budayawan, akademisi seni, serta wasit olahraga bersertifikat.
Kegiatan ini juga berfungsi sebagai seleksi awal untuk mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Tengah dan Nasional.
“Kami akan terus mendampingi peserta terbaik untuk pembinaan lebih lanjut sebelum bertanding di tingkat yang lebih tinggi. Harapan kami, Blora bisa kembali menorehkan prestasi di kancah nasional,” ujar Kasi Kesiswaan Disdik Blora, Sri Hartati, S.Pd.
Sisi Edukasi dan Pelestarian Budaya
Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Dalam lomba tari misalnya, banyak peserta menampilkan tarian khas Blora seperti Tari Tayub, Gambyong, dan Barongan, yang dibalut dengan kreasi modern.
Panitia juga menyelenggarakan workshop mini untuk guru pendamping tentang teknik pembinaan seni di sekolah, serta pelatihan pelatih olahraga.
Dukungan dan Apresiasi dari Orang Tua dan Masyarakat
Tak hanya dari lingkungan sekolah, dukungan penuh juga datang dari orang tua dan masyarakat. Sepanjang gelaran acara, tribun penonton selalu penuh dengan keluarga peserta yang membawa spanduk dan yel-yel penyemangat.
Salah satu orang tua, Dwi Mulyani, mengaku bangga anaknya bisa tampil mewakili sekolah.
“Kami senang sekali ada kegiatan seperti ini. Anak-anak jadi punya ruang untuk menyalurkan bakat dan menjauh dari kegiatan negatif,” ujarnya.
Harapan untuk Keberlanjutan
Festival Seni dan Olimpiade Olahraga ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, melainkan fondasi penting dalam membentuk karakter anak bangsa. Melalui ajang ini, Dinas Pendidikan Blora berharap dapat terus mencetak pelajar yang berprestasi, menjunjung tinggi sportivitas, serta mencintai seni dan budaya lokal.
Dengan semangat yang terpancar dari para peserta, guru, dan orang tua, acara tahun ini kembali membuktikan bahwa Blora memiliki potensi besar di tangan generasi mudanya. Semangat dan kreativitas yang ditunjukkan para pelajar menjadi energi positif untuk masa depan Blora yang lebih gemilang.








