Jakarta, 26 Juni 2025 – Harga emas di PT Pegadaian kembali mengalami penurunan signifikan. Terpantau pada perdagangan hari ini, harga emas batangan Antam ukuran 1 gram untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir kembali jatuh di bawah Rp2 juta per gram. Penurunan ini menjadi perhatian para investor dan masyarakat yang selama ini menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging).
Harga Emas Terbaru di Pegadaian
Menurut data yang dirilis dari laman resmi Pegadaian per Kamis (26/6/2025), harga emas batangan Antam 1 gram dijual seharga Rp1.986.000, turun cukup tajam dibandingkan harga beberapa hari lalu yang masih stabil di kisaran Rp2.030.000 per gram.
Sementara itu, emas UBS 1 gram juga tercatat turun menjadi Rp1.960.000, dari sebelumnya Rp2.010.000. Penurunan ini juga dirasakan pada varian emas dengan ukuran lebih besar, meskipun dalam persentase yang sedikit lebih kecil.
Faktor-Faktor Penyebab Turunnya Harga Emas
Penurunan harga emas tidak terjadi begitu saja. Sejumlah faktor global dan domestik memengaruhi harga logam mulia ini.
- Penguatan Dolar AS dan Suku Bunga The Fed
Ekonom menyebut bahwa penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah mata uang utama menjadi faktor utama. Selain itu, keputusan Federal Reserve untuk menahan suku bunga di level tinggi guna mengendalikan inflasi juga turut menekan harga emas global. “Investor global mulai menarik dana dari instrumen safe haven seperti emas dan kembali masuk ke aset berisiko seperti saham karena adanya proyeksi suku bunga tinggi bertahan lebih lama,” ujar Reza Pratama, Analis Komoditas dari Pusat Kajian Keuangan Makro Indonesia. - Stabilitas Geopolitik
Kondisi geopolitik yang sempat memanas di Timur Tengah dan Eropa kini mulai mereda. Hal ini menurunkan permintaan akan emas sebagai aset aman (safe haven) oleh investor institusional. - Kurs Rupiah Menguat Tipis
Secara domestik, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menjadi penyumbang turunnya harga emas. Ketika nilai rupiah menguat, harga emas dalam rupiah biasanya terkoreksi.
Reaksi Pasar dan Masyarakat
Bagi investor ritel, penurunan ini justru dianggap sebagai peluang emas—secara harfiah dan kiasan. Banyak masyarakat mulai kembali memborong logam mulia, terutama melalui Pegadaian yang dikenal menawarkan kemudahan cicilan dan tabungan emas.
“Justru ini saat yang tepat untuk mulai beli emas lagi. Harga Rp1,9 juta itu cukup jarang terjadi dalam beberapa bulan ini,” kata Anita, seorang ibu rumah tangga yang ditemui saat membeli emas di Kantor Pegadaian Pasar Minggu.
Sementara itu, Pegadaian mengklaim bahwa transaksi pembelian emas batangan meningkat 15% dibandingkan pekan sebelumnya.
Lihat Juga: Harga Emas di Pegadaian Turun, 1 gr Anjlok di Bawah Rp2 Juta
Pandangan Ekonom dan Prediksi Ke Depan
Meski harga emas saat ini tengah lesu, para ekonom meyakini bahwa tren jangka panjang masih menunjukkan potensi penguatan, terutama jika terjadi tekanan inflasi global kembali meningkat atau ketegangan geopolitik muncul kembali.
Namun untuk jangka pendek, tren harga emas diprediksi masih berfluktuasi seiring dengan ketidakpastian arah kebijakan moneter AS dan kondisi ekonomi global.
“Bagi investor jangka panjang, koreksi harga emas ini justru merupakan momentum untuk akumulasi. Namun bagi trader harian, volatilitas ini patut diwaspadai,” tambah Reza.
Kesimpulan
Penurunan harga emas di Pegadaian hingga di bawah Rp2 juta per gram menjadi momen penting bagi banyak pihak. Bagi masyarakat, ini adalah peluang untuk membeli emas lebih murah. Bagi pelaku pasar, ini adalah pertanda dinamika global yang masih bergejolak. Meski turun saat ini, emas tetap menjadi instrumen investasi yang menjanjikan dalam jangka panjang.








