Seiring implementasi Kurikulum Merdeka yang semakin masif di berbagai satuan pendidikan, guru dituntut untuk tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menyusun perencanaan pembelajaran yang holistik, fleksibel, dan bermakna. Dalam konteks ini, Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes) menjadi elemen fundamental dalam perencanaan pembelajaran. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana penyusunan Prota dan Promes Bahasa Indonesia kelas 5 semester 1 pada Kurikulum Merdeka dapat dikaitkan dengan pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam.
Pengertian Prota dan Promes
- Prota (Program Tahunan) adalah rencana umum pembelajaran yang mencakup semua capaian pembelajaran yang akan dilaksanakan selama satu tahun ajaran.
- Promes (Program Semester) adalah rincian Prota yang diuraikan lebih detail untuk masing-masing semester.
Kedua dokumen ini menjadi rujukan utama guru dalam menyusun modul ajar, asesmen, serta dalam merancang kegiatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan murid.
Kurikulum Merdeka dan Pendekatan Deep Learning
Kurikulum Merdeka memberi ruang bagi guru dan peserta didik untuk lebih mandiri dan fleksibel dalam belajar. Sementara itu, deep learning dalam konteks pendidikan tidak hanya berarti memahami secara mendalam, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, reflektif, kolaboratif, serta transformatif.
Dengan demikian, Prota dan Promes yang disusun hendaknya tidak hanya mencantumkan alokasi waktu dan materi, tetapi juga diselaraskan dengan pendekatan deep learning. Artinya, pembelajaran Bahasa Indonesia harus dirancang untuk membentuk karakter, memperkuat literasi, serta menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi.
Lihat Juga: Prota dan Promes Bahasa Indonesia Kelas 5 Semester 1 Kurmer
Struktur Prota Bahasa Indonesia Kelas 5 Semester 1
Berikut adalah contoh garis besar penyusunan Prota:
| No | Elemen Capaian Pembelajaran | Alokasi Waktu (JP) | Bulan Pelaksanaan |
|---|---|---|---|
| 1 | Menyimak teks narasi dan deskripsi | 6 JP | Juli – Agustus |
| 2 | Membaca intensif teks fiksi dan nonfiksi | 8 JP | Agustus – September |
| 3 | Menulis teks narasi berdasarkan pengalaman | 10 JP | September – Oktober |
| 4 | Berdiskusi dan menyampaikan pendapat | 6 JP | Oktober |
| 5 | Menanggapi teks lisan dan visual | 8 JP | November |
| 6 | Penilaian Sumatif Akhir Semester | 2 JP | Desember |
Struktur Promes Bahasa Indonesia Kelas 5 Semester 1
Promes menguraikan setiap elemen Prota menjadi kegiatan per pekan. Misalnya:
- Minggu 1-2: Pengenalan teks narasi dan deskripsi.
- Minggu 3-4: Latihan menyimak dan menuliskan kembali informasi dari teks.
- Minggu 5-6: Membaca intensif dan menanggapi isi cerita.
- Minggu 7-8: Menulis pengalaman pribadi dengan struktur naratif.
Setiap minggu disusun dengan mengacu pada capaian pembelajaran dari Kurikulum Merdeka, serta diberikan ruang bagi refleksi, projek literasi, dan penguatan karakter.
Integrasi Deep Learning dalam Promes
Untuk mencapai deep learning, kegiatan pembelajaran dalam Promes harus dirancang dengan prinsip:
- Berbasis Pertanyaan Esensial
Misalnya: “Mengapa cerita bisa mengubah cara kita memandang dunia?” - Kolaboratif dan Kontekstual
Siswa didorong bekerja sama dalam kelompok untuk menulis ulang cerita rakyat lokal, kemudian membacakan versi mereka kepada kelas. - Mengaktifkan Higher Order Thinking Skills (HOTS)
Misalnya melalui kegiatan menganalisis tokoh dalam cerita, membuat dialog alternatif, atau membuat komik naratif. - Mendorong Refleksi dan Evaluasi Mandiri
Siswa diberikan jurnal refleksi setiap akhir tema untuk mencatat apa yang telah dipelajari dan bagaimana perasaan mereka.
Manfaat Penyusunan Prota dan Promes yang Deep Learning-Oriented
- Guru lebih siap menghadapi dinamika kelas.
- Pembelajaran lebih bermakna, tidak hanya menghafal.
- Siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan mandiri.
- Menumbuhkan keterampilan literasi yang kuat dan relevan.
- Mendukung terbentuknya profil Pelajar Pancasila.
Kesimpulan
Penyusunan Prota dan Promes Bahasa Indonesia kelas 5 semester 1 dalam Kurikulum Merdeka bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan fondasi penting bagi proses pembelajaran yang bermakna. Dengan mengintegrasikan pendekatan deep learning, guru dapat membimbing siswa tidak hanya untuk memahami materi, tetapi juga mengembangkan nilai-nilai, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan berkomunikasi yang akan berguna sepanjang hayat.
Link Unduhan Contoh Prota dan Promes PDF
Klik di sini untuk mengunduh contoh Prota Bahasa Indonesia Kelas 5 Semester 1 Kurmer Deep Learning (PDF)
Klik di sini: Promes Bahasa Indonesia Kelas 5 Semester 1 Kurmer






