10 Negara Asia Peringkat Tertinggi Ranking FIFA, Jepang Rajanya

Jakarta, 12 Juli 2025 – Dunia sepak bola Asia terus menunjukkan geliatnya di panggung internasional. Meskipun Eropa dan Amerika Latin masih mendominasi, negara-negara Asia perlahan tapi pasti menanjak di ranking FIFA. Per Juli 2025, Asia memiliki beberapa negara yang berhasil masuk ke jajaran atas dunia, bahkan mendekati peringkat dua puluh besar.

Berikut adalah 10 negara Asia dengan peringkat tertinggi di ranking FIFA terkini, yang menunjukkan performa gemilang di berbagai kompetisi regional maupun internasional.


1. Jepang (Peringkat 17 Dunia)

Jepang masih menjadi raja sepak bola Asia. Dengan generasi emas yang merumput di Eropa seperti Takefusa Kubo (Real Sociedad), Kaoru Mitoma (Brighton), dan Wataru Endo (Liverpool), Jepang terus konsisten di Piala Dunia dan Piala Asia. Mereka juga menjadi satu-satunya wakil Asia yang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 dan semifinal Piala Asia 2023.


2. Iran (Peringkat 21 Dunia)

Iran tetap menjadi kekuatan tradisional Asia. Tim Melli tampil konsisten di kualifikasi Piala Dunia dan selalu menjadi favorit di turnamen AFC. Dengan bintang seperti Mehdi Taremi (Porto) dan Sardar Azmoun (AS Roma), Iran memiliki lini depan yang sangat berbahaya.


3. Korea Selatan (Peringkat 23 Dunia)

Diperkuat oleh Son Heung-min (Tottenham Hotspur) dan Kim Min-jae (Bayern Munchen), Korea Selatan mempertahankan statusnya sebagai tim papan atas Asia. Meski tersingkir di perempat final Piala Asia 2023, Taeguk Warriors tetap solid di ranking FIFA karena stabilitas performa dalam laga internasional.


4. Australia (Peringkat 25 Dunia)

Meski secara geografis terletak di Oseania, Australia masuk konfederasi AFC sejak 2006. The Socceroos selalu menjadi tim kuat di Asia dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. Pemain seperti Jackson Irvine dan Mathew Leckie masih menjadi andalan di skuad mereka.


5. Qatar (Peringkat 36 Dunia)

Sebagai juara Piala Asia 2019 dan semifinalis 2023, Qatar menunjukkan kekuatan berkat proyek naturalisasi dan pembinaan jangka panjang. Piala Dunia 2022 menjadi momen penting, meski performa mereka di fase grup mengecewakan. Namun, mereka bangkit cepat di Piala Asia berikutnya.

Lihat Juga: 10 Negara Asia Peringkat Tertinggi Ranking FIFA, Jepang Rajanya

Klik Disini: https://www.profitableratecpm.com/n1cuuiqsn?key=1b608576911b72cb79c5714edb383be2


6. Arab Saudi (Peringkat 38 Dunia)

Arab Saudi mencuri perhatian dengan kemenangan mengejutkan atas Argentina di Piala Dunia 2022. Sejak saat itu, sepak bola mereka terus berkembang, didukung oleh investasi besar-besaran di liga domestik yang mendatangkan pemain top dunia. Timnas mereka juga tampil cukup konsisten di kualifikasi regional.


7. Uzbekistan (Peringkat 50 Dunia)

Negara Asia Tengah ini menjadi salah satu kuda hitam. Uzbekistan terus mencetak generasi berbakat dan tampil meyakinkan di Piala Asia maupun turnamen AFC lainnya. Mereka juga sukses menjuarai Piala Asia U-20 2023, bukti pembinaan usia dini yang terstruktur.


8. Irak (Peringkat 55 Dunia)

Irak bangkit kembali dengan permainan energik dan solid. Keberhasilan menjuarai Gulf Cup 2023 dan performa kompetitif di Piala Asia mengangkat peringkat mereka di FIFA. Tim Singa Mesopotamia kini menjadi lawan yang diperhitungkan di kawasan Asia Barat.


9. Uni Emirat Arab (UEA) – (Peringkat 60 Dunia)

Meski sempat mengalami penurunan, UEA kembali menunjukkan tajinya dengan pemain lokal yang semakin matang. Investasi di liga domestik serta kerja sama dengan pelatih asing berpengalaman menjadikan mereka tetap di 10 besar Asia.


10. Yordania (Peringkat 63 Dunia)

Yordania membuat kejutan besar dengan lolos ke final Piala Asia 2023, meskipun akhirnya kalah dari Qatar. Performa itu mendongkrak ranking FIFA mereka secara signifikan. Tim ini menjadi simbol semangat dan kerja keras negara-negara kecil Asia dalam bersaing di kancah global.


Analisis: Asia Makin Kompetitif, Bukan Lagi Kuda Hitam

Kenaikan peringkat negara-negara Asia menunjukkan perubahan signifikan dalam peta kekuatan sepak bola dunia. Infrastruktur yang membaik, pelatih berkualitas, serta peningkatan jumlah pemain yang bermain di liga top Eropa menjadi kunci kebangkitan Asia.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga aktif menggelar kompetisi tingkat klub dan usia muda yang membantu mempercepat perkembangan bakat.

Catatan untuk Indonesia

Meski Indonesia belum masuk dalam daftar 10 besar Asia, tren positif terlihat. Dengan keberhasilan U-23 mencapai semifinal Piala Asia 2024 dan lolos ke Olimpiade Paris 2024, masa depan Garuda Muda cukup cerah. Peringkat FIFA Indonesia kini berada di kisaran 130 besar dunia, dan terus naik.


Kesimpulan

Jepang, Iran, dan Korea Selatan tetap menjadi pilar utama sepak bola Asia, tapi kini mereka tidak sendiri. Negara-negara seperti Qatar, Arab Saudi, dan Uzbekistan menunjukkan bahwa Asia bukan hanya tentang tiga kekuatan lama, melainkan benua yang semakin kompetitif dan siap mengguncang panggung dunia.

Dengan pembinaan yang tepat dan kompetisi yang sehat, bukan tidak mungkin suatu hari nanti tim Asia akan menjuarai Piala Dunia.


Related Posts

Peluang Timnas di Piala AFF U-23 2025, Saat Tak Gelar Uji Coba

Jakarta – Piala AFF U-23 2025 tinggal menghitung hari, namun persiapan Tim Nasional Indonesia U-23 menuai sorotan. Pelatih anyar Gerald Vanenburg yang ditunjuk PSSI untuk menangani tim muda ini justru…

Menghibur! Pemain Sepak Bola Selebrasi Tiru Anak Pacu Jalur

Indonesia – Selebrasi dalam sepak bola bukan sekadar bentuk ekspresi kegembiraan setelah mencetak gol, tetapi juga bisa menjadi ajang unjuk kreativitas dan budaya. Di Indonesia, dunia maya sempat dihebohkan dengan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *