Dalam rangka memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terus mendorong pemanfaatan pendekatan deep learning dalam pembelajaran.Salah satu bentuk nyatanya adalah pengembangan Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3 Bab 1 Pekan ke-4 Semester 1, yang dirancang tidak hanya untuk memenuhi capaian pembelajaran, namun juga menumbuhkan pemahaman mendalam, keterampilan literasi, dan karakter siswa sejak dini.
Lihat Juga: Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3 Bab 1 Pekan ke-4 Smster 1
Fokus Pembelajaran Pekan Keempat
Pada pekan ke-4 Bab 1 ini, tema pembelajaran difokuskan pada “Mengenal Teks Percakapan dan Ekspresi Bahasa Lisan”. Siswa diajak untuk:
- Mengidentifikasi struktur teks percakapan
- Memahami peran narasumber dan lawan bicara
- Mempraktikkan dialog sederhana dengan ekspresi dan intonasi yang sesuai
- Menunjukkan sikap santun saat berbicara dan mendengarkan
Pendekatan Deep Learning dalam Modul
Modul ajar ini menggunakan prinsip deep learning, di mana:
- Materi disajikan melalui pengalaman langsung, bukan hafalan
- Terdapat refleksi setelah aktivitas membaca atau bermain peran
- Siswa diajak menyusun dialog berdasarkan pengalaman pribadi
- Guru memfasilitasi proses berpikir kritis melalui pertanyaan mendalam
Contoh aktivitas:
- Role play percakapan di pasar atau sekolah
- Menyusun ulang potongan percakapan yang acak
- Latihan ekspresi sesuai emosi dalam kalimat
Manfaat Modul untuk Guru dan Siswa
Dengan modul ini, guru:
- Lebih mudah merancang pembelajaran berdiferensiasi
- Mendapatkan acuan asesmen formatif berbasis proyek
- Terbantu dalam menumbuhkan keterampilan sosial dan berbahasa siswa
Sedangkan siswa:
- Mampu memahami konteks bahasa dalam kehidupan sehari-hari
- Terbiasa berpikir reflektif
- Termotivasi untuk aktif berdialog dan bekerja sama
Download Modul Ajar
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3 Bab 1 Pekan ke-4 Semester 1 dapat diunduh melalui tautan berikut:
📥 Download Modul di sini (PDF)
(Google Drive – Sumber resmi komunitas guru penggerak)
Penutup
Modul ajar ini bukan hanya sekadar alat bantu pembelajaran, melainkan media transformasi menuju pembelajaran yang bermakna dan mendalam. Dengan pendekatan Kurikulum Merdeka berbasis Deep Learning, siswa tidak hanya belajar, tapi juga belajar untuk belajar dan hidup bersama.






