Gedung Hancur! Tel Aviv Israel Usai Serangan Terbaru Iran

Tel Aviv, Israel Ketegangan Timur Tengah kembali memuncak. Ibukota komersial Israel, Tel Aviv, diguncang serangan udara dari Iran pada Minggu dini hari waktu setempat, menimbulkan kerusakan parah di sejumlah gedung pencakar langit dan fasilitas strategis. Serangan yang disebut sebagai salah satu balasan paling besar dari Iran terhadap operasi militer Israel di kawasan itu memicu kepanikan massal dan memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat perlindungan bawah tanah.

Serangan Balasan Iran: Rudal dan Drone Hantam Kota

Menurut keterangan dari militer Israel (IDF), Tel Aviv menjadi sasaran dari puluhan rudal balistik dan drone kamikaze yang ditembakkan dari wilayah Iran. Meskipun sistem pertahanan Iron Dome berhasil menggagalkan sebagian besar serangan, sejumlah proyektil berhasil menembus lapisan pertahanan dan menghantam area padat penduduk.

Video-video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api membubung dari pusat kota, kaca-kaca gedung pencakar langit berjatuhan, serta suara ledakan keras yang menggema di seluruh penjuru. Salah satu gedung yang terdampak berat adalah Menara Azrieli, ikon Tel Aviv yang diketahui mengalami kerusakan di bagian fasad dan beberapa lantai atas.

“Ledakannya sangat keras, jendela apartemen saya pecah semua. Saya dan anak-anak langsung lari ke shelter bawah tanah,” kata Miriam Cohen, warga Tel Aviv yang tinggal di kawasan Ramat Gan, kepada Channel 12 Israel.

Korban Jiwa dan Luka

Kementerian Kesehatan Israel menyebutkan sedikitnya 17 orang mengalami luka-luka, tiga di antaranya dalam kondisi kritis. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun pencarian masih dilakukan di reruntuhan beberapa bangunan yang runtuh sebagian.

Layanan darurat dan tim penyelamat bekerja sepanjang malam untuk mengevakuasi warga yang terperangkap serta memadamkan api di sejumlah titik kebakaran. Rumah sakit di Tel Aviv dilaporkan dalam status siaga penuh.

Pernyataan Iran: Balasan atas Agresi Militer

Kementerian Pertahanan Iran dalam pernyataan resminya menyebut serangan ini sebagai “respon tegas terhadap agresi terang-terangan Israel di wilayah Suriah dan Lebanon yang menewaskan sejumlah penasihat militer Iran.”

“Setiap tindakan ke depan yang mengancam kepentingan Iran akan dibalas lebih keras,” ujar Juru Bicara Garda Revolusi Iran, Kolonel Hassan Rahimi, dalam pernyataan yang disiarkan televisi nasional Iran.

Beberapa analis memperkirakan serangan ini merupakan balasan langsung terhadap serangan Israel yang menargetkan Konsulat Iran di Damaskus pada awal bulan, yang menewaskan dua perwira tinggi Iran.

Lihat Juga: Gedung Hancur! Tel Aviv Israel Usai Serangan Terbaru Iran

Reaksi Dunia Internasional

Serangan besar-besaran ini memicu reaksi keras dari komunitas internasional. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyerukan agar kedua pihak menahan diri dan menghentikan eskalasi yang berpotensi membawa kawasan ke ambang perang terbuka.

Amerika Serikat melalui juru bicara Pentagon menyatakan akan tetap mendukung hak Israel untuk membela diri, namun juga mendesak kedua negara menahan diri dari tindakan yang dapat memperparah situasi.

Sementara itu, Liga Arab dalam pertemuan daruratnya di Kairo mengecam serangan terhadap Tel Aviv namun juga menyalahkan kebijakan ekspansionis Israel atas memburuknya situasi keamanan regional.

Kondisi Terbaru Tel Aviv: Kota dalam Bayang Ketakutan

Pemerintah Kota Tel Aviv telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh warganya untuk tetap berada di dalam rumah atau shelter hingga pemberitahuan lebih lanjut. Aktivitas sekolah, kantor, dan fasilitas umum ditutup sementara. Bandara Ben Gurion sempat ditutup selama beberapa jam namun kini kembali beroperasi dengan pengamanan ekstra ketat.

Pemerintah Israel juga telah mengerahkan pasukan cadangan dan memerintahkan pengaktifan sistem pertahanan udara di seluruh wilayah. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pernyataan singkat: “Kami akan membalas dengan kekuatan penuh. Iran akan menanggung akibatnya.”

Ancaman Perang Terbuka?

Para analis politik dan militer menilai serangan Iran ke Tel Aviv ini bukan sekadar simbolik, melainkan tanda bahwa konfrontasi langsung antara dua negara musuh bebuyutan itu semakin dekat. Sebelumnya, ketegangan biasanya terjadi melalui proksi atau wilayah ketiga seperti Suriah, Lebanon, dan Irak.

“Ini sudah melewati garis merah. Jika Israel membalas langsung ke wilayah Iran, maka perang besar kemungkinan tak terhindarkan,” ujar Dr. Yossi Mekelberg, pengamat politik Timur Tengah dari Chatham House.

Penutup

Serangan terbaru Iran ke Tel Aviv menandai babak baru konflik di Timur Tengah yang bisa berdampak luas tidak hanya bagi kawasan, tetapi juga bagi stabilitas global. Sementara kedua belah pihak saling mengancam dan menyiapkan kekuatan militer, jutaan warga sipil berada dalam kecemasan dan bahaya. Dunia kini menunggu—apakah diplomasi masih punya tempat, ataukah perang besar sedang mengetuk pintu?


Related Posts

Geger! 90% Menteri Kabinet Prabowo-Gibran Dituding Koruptor!

Jakarta, 12 Juli 2025 — Sebuah kabar mengejutkan menggegerkan publik Tanah Air. Isu bahwa 90 persen menteri dalam Kabinet Indonesia Maju jilid II yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan…

Inilah Alasan Kenapa Pak Jokowi Semakin Difitnah, Semakin Abadi

Solo Surakarta – Presiden Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi, adalah sosok pemimpin yang sejak awal kemunculannya di panggung politik nasional telah menuai pujian sekaligus kritik. Namun, yang menarik…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *